Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Strategi dalam Memulai Bisnis Mandiri


Strategi dalam Memulai Bisnis Mandiri
 
Lapangan pekerjaan yang semakin hari semakin sulit didapatkan, penghasilan yang mungkin dirasa masih belum mencukupi, kurangnya waktu untuk keluarga, bosan menjadi pegawai/bawahan, serta ingin memiliki investasi untuk masa depan merupakan beberapa alasan yang membuat banyak orang mulai terpikir untuk memulai usahanya sendiri. Akan tetapi banyak orang masih ragu-ragu dalam memulai usaha sendiri. Banyak orang hanya sekedar mendamba-dambakan memiliki usaha yang sukses dan berkembang tanpa mau berusaha dan mencoba untuk memulainya. Mereka merasa cemas dan takut mengalami kegagalan ketika membangun sebuah bisnis. secara umum, orang yang tak kunjung mencoba wirausaha, biasanya alasannya karena di bawah ini :
·        Modal
Banyak orang berniat memulai usaha, tetapi merasa tak memiliki modal cukup untuk memulainya. Modal di sini diidentikkan dengan uang. Modal uang memang penting untuk membangun sebuah usaha. Tetapi ada banyak modal lain yang  juga tak kalah penting untuk membangun sebuah usaha, seperti jaringan/relasi dengan orang lain atau bahkan diri anda sendiri. Kejujuran, ketekunan dan sikap pantang menyerah yang anda miliki adalah modal besar untuk sukses berwirausaha. Ada banyak cerita dan kesaksian dari pengusaha-pengusaha sukses bagaimana usaha mereka lahir bukan karena berlimpah-ruahnya modal uang, tapi modal sosial atau modal yang ada dalam diri sendiri. Jika anda ingin memulai usaha online, anda bisa mencoba bisnis afiliasi, seperti afiliasi Mr Action Club dan Aset Virtual contohnya. Ini usaha yang tanpa modal uang. Tinggal promosi dan hasilkan komisi.

·        Tak tahu bagaimana cara memulai usaha
Anda tak tahu bagaimana cara memulainya, sehingga tak kunjung mulai usaha. Kalau yang ini, mau tak mau anda harus belajar. Belajar tak harus seperti orang yang sekolah datang ke ruang kelas, tapi anda bisa diskusi atau ngobrol dengan orang yang telah mulai usaha. Anda serap ilmunya dan tinggal praktekkan. Anda juga bisa mencari refrensi usaha dari buku-buku, jejaring sosial dan internet.

Tetapi akar masalah dari semua itu,  terletak pada mindset. Bagi yang belum terbentuk mindset bisnisnya, akan terasa sulit untuk memulainya.
Jika sebelumnya sudah punya penghasilan tetap, tiba-tiba terbayang harus beralih ke kondisi yang tak pasti, tak jelas berapa penghasilan yang diperoleh bulan depan, belum jelas bagaimana usaha yang akan dicobanya nanti, dst. Ketakutan dan kekhawatiran semacam itu akan menahan anda untuk memulai berwirausaha.
Jika anda ingin memulai membangun usaha, Anda harus mengasah mindset bisnis anda. Bergaul dengan orang-orang yang berwirausaha bisa membantu mengasah mindset bisnis anda. Bukan saja anda belajar cara teknisnya, tapi juga belajar dari suka-duka yang mereka lalui sebagai wirausahawan.
Langkah lain yang “relatif aman” adalah dengan memulainya sebagai bisnis sampingan. Tanpa melepaskan pekerjaan saat ini, sambil mulai mencoba buka usaha sendiri. Dengan demikian, diharapkan mindset bisnis perlahan semakin teruji.

Sebelum berwirausaha, ada 10 strategi / langkah-langkah yang bisa diterapkan dalam memulai usaha :

1.      Minat
Pikirkan apa yang benar-benar ingin anda lakukan. Mungkin sesuatu yang biasa anda kerjakan. meskipun Anda tak menyukainya, atau justru sangat Anda sukai. Apapun bentuknya, hal tersebut bisa mengajarkan baik-buruk yang mungkin akan muncul saat memulai bisnis. Anda juga harus mendengarkan saran dari orang-orang terdekat, dan berkonsultasi dengan konsultan bisnis. Kemudian mulailah untuk membuat skema/rancangan tentang bisnis Anda, memikirkan konsekuensi, serta membuka rekening khusus untuk bisnis, lalu mulai berbisnis.

2.      Motivasi
Selain uang untuk menambah penghasilan, sebaiknya cari motivasi lain Anda untuk mulai berbisnis. Motivasi selain tambahan penghasilan akan membantu Anda agar tak hanya berorientasi pada uang semata. Motivasi adalah suatu bentuk perlindungan dan upaya untuk menghindarkan keluarga anda dari pengalaman buruk tentang banyaknya slip tagihan yang datang. Motivasi lain yang bisa menjadi alasan untuk berwirausaha adalah mungkin untuk membantu biaya pengobatan salah satu anggota keluarga. Mengetahui motivasi lain selain uang juga akan membuat Anda lebih mudah bertahan untuk melewati segala tantangan yang ada.

3.      Mengenali peluang usaha
Dalam peluang usaha dinyatakan bahwa peluang sebenarnya ada di sekeliling kita, hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi sebagai peluang dan ada juga yang tidak. Hal ini disebabkan faktor informasi yang dimilikinya memungkinkan seseorang mengetahui bahwa peluang ada saat orang lain tidak menghiraukan situasi tersebut. Akses terhadap informasi dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial (Shane, 2003).
·         Pengalaman hidup. Pengalaman hidup memberikan akses yang lebih mengenai informasi dan pengetahun mengenai penemuan peluang. Dua aspek dari pengalaman hidup yang meningkatkan kemungkinan seseorang menemukan peluang yaitu fungsi kerja dan variasi kerja.
  • Hubungan sosial. Sebuah langkah penting dimana seseorang mendapatkan informasi dari interaksi dengan orang lain. Beberapa ahli menyarankan ketika seorang takut berwirausaha secara sendirian, maka mengawali usaha secara kelompok adalah alternative. Oleh karenanya, kualitas dan kuantitas dalam interaksi sosial akan lebih memungkinkan individu untuk membuat kelompok dalam berwirausaha. Informasi yang penting ketika akan memulai usaha adalah informasi mengenai lokasi, potensi pasar, sumber modal, pekerja, dan cara pengorganisasiannya. Kombinasi antara jaringan yang luas dan kenekaragaman latar belakang akan mempermudah mendapatkan informasi tersebut.
Beberapa sumber peluang usaha antara lain:
-          Perubahan teknologi
-          Perubahan kebijakan dan politik
-          Perubahan sosial demografi

4.      Optimalisasi Potensi diri
Setelah mengenai peluang usaha maka harus dikombinasikan dengan potensi diri. Keunggulan kompetitif apa yang saya miliki? Yang sering terjadi di masyarakat kita adalah memilih usaha yang sedang trend saat itu. Hal ini sah-sah saja tetapi ketika dalam proses perkembangan tidak membuat inovasi, maka akan sulit bersaing.

5.      Fokus dalam bidang usaha
Peter Drucker pakar dalam kewirausahaan menyatakan bahwa dalam dalam memulai sebuah usaha atau inovasi dilakukan disarankan untuk terfokus –dimulai dari yang kecil berdasarkan sumberdaya yang kita miliki. Vidi catering di Yogyakarta adalah salah satu contoh dimana pendirinya berlatar belakang sarjana teknologi pertanian, jurusan pengolahan makanan. Memulai usaha rantangan untuk anak kost karena tinggal di sekitar kampus, kemudian karenabasic knowledge di bidang pengolahan makanan, kemudian berkembang menjadi catering, hotel, dan sekarang ini gedung pertemuan dan paket pernikahan (event organizer).


6.      Berani memulai.
Dunia kewirausahaan adalah dunia ketidakpastian sementara informasi yang dimiliki oleh yang akan memulai usaha sedikit. Oleh karenanya, ‘sedikit agak gila’ (overconfidence) dan berani mengambil resiko adalah sangat perlu dilakukan. Lakukan dulu. Jalan dulu. Jika ada kesulitan, baru dicari jelan keluarnya

7.       Side Job/Pekerjaan Sampingan
Lebih banyak diistilahkan dengan "sampingan" untuk menunjuk cara menghasilkan uang dengan berwirausaha. Terkadang orang selalu takut untuk memulai segala sesuatunya dari bawah, karena akan mempertaruhkan semua yang sudah didapatkan dari pekerjaan tetap. Memiliki pekerjaan sampingan tak hanya membuat Anda menjalankan sebuah bisnis baru dengan resiko kecil, tapi juga sekaligus sebagai rencana cadangan jika suatu saat Anda bermasalah dengan pekerjaan Anda. Para pekerja pun akan berpikir tentang kestabilan ekonomi perusahaan, meski tak benar-benar hancur, Anda tahu bukan hal yang baik jika hanya tergantung pada perusahaan. Menurut survei Elance, sebuah perusahaan freelance market, tiga dari 10 responden tetap bekerja di perusahaan sembari berwirausaha.

8.      Manfaatkan Teknologi
Twitter, blog, Facebook, dan berbagai jejaring sosial lainnya merupakan salah satu cara yang paling mudah untuk membangun sebuah bisnis kecil-kecilan. Cara ini sangat mudah dilakukan siapa saja, dan sangat mudah membuat website untuk menjual produk Anda. Jika dulu, lokasi usaha merupakan salah satu halangan untuk menjual berbagai produk usaha Anda, maka kini Anda bisa membuat sebuah website di kota asal Anda, dan menjual produk Anda ke seluruh dunia.

9.      Berhenti Berencana dan Bergeraklah
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan untuk menjadi seorang wirausaha adalah terlalu lama berpikir dan menyusun rencana. Sebagian besar orang sulit menemukan produk apa yang akan dijual. Mereka terlalu banyak berpikir detail, padahal yang dibutuhkan adalah keberanian untuk memulainya. Terkadang, banyak orang takut untuk memulai usaha karena mereka khawatir akan gagal dan ditolak pasar.

10.  Optimis
Kesuksesan tidak akan datang dengan instan, tapi butuh proses. Namun, jika Anda memulainya dengan rasa pesimis, semuanya akan gagal. Inilah sebabnya keyakinan untuk berhasil dalam bisnis adalah hal yang sangat penting, karena berguna untuk memacu semangat Anda menghadapi setiap tantangan.

Refrensi :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Memulai Bisnis yang Baik dan Menguntungkan

Pertanyaan ini sering muncul ketika seseorang ingin menjalankan sebuah usaha atau bisnis. Sebenarnya cara tersebut sangatlah mudah dan gratis tanpa biaya sedikitpun. Hal utama yang dalam memulai usaha dipelukan tekta yang tinggi dan mulailah dengan memiliki sebuah mimpi, karena dengan bermimpi Anda dapat menciptakan ide bisnis, sehingga ide bisnis tersebut dapat Anda olah atau kembangkan menjadi sebuah peluang usaha yang sangat menguntungkan.
Untuk menjalankan sebuah bisnis yang baik dan menguntungkan Anda perlu seorang mentor yang dapat membimbing Anda untuk kemajuan bisnis Anda, karena jika Anda kelola bisnis Anda sendiri tanpa pengetahuan yang luas terhadap bisnis, maka bisnis Anda tidak akan berjalan dengan baik.
Berikut ini beberapa cara tepat dalam memulai usaha bisnis, yaitu :
  1. Tentukan visi dan misi usaha.
    Buatlah sebuah visi dan misi yang tepat dalam bisnis Anda, Dengan adanya visi dan misi maka Anda memiki sebuah target yang harus Anda capai, sehingga janji Anda tidak hanya dalam perkataan saja, tetapi pembuktian yang paling penting. Inilah salah satu cara yang utama, sehingga dengan adanya pembuktian maka Anda bisa buatkan testimonial sebagai pengembangan dalam bisnis Anda.

  2. Action (Lakukan Tindakan)
    Lakukan tindakan dengan tepat dan benar. Sebaik apapun ide bisnis yang Anda miliki, jika kita tidak segera bertindak maka sia-sialah ide bisnis yang sudah Anda kembangkan. Mulailah usaha yang Anda rencanakan dengan penuh keyakinan dan ketekunan. Untuk hal ini memang membutuhkan perjuangan dan perjalanan yang cukup panjang dengan kerja keras yang harus dijalankan.

  3. Tentukan gagasan bisnis yang akan dikembangkan.
    Sesuaikan juga usaha yang akan dibuka dengan kemampuan, minat atau bakat yang kita miliki, namun tanpa meninggalkan faktor peluang pasar yang ada pada masyarakat. Banyaknya pengusaha sukses, karena mereka memilih bidang usaha yang mereka sukai. Sehingga kita akan selalu berusaha mengembangkan bisnis yang kita miliki, dengan perasaan senang hati tanpa ada kejenuhan ataupun rasa bosan yang sering muncul.

  4. Selalu belajar dan lakukan pengamatan.
    Belajar melakukan pengamatan dari pengusaha yang sudah suskes, bukan hanya suskes tetapi sudah twrbukti suskes dengan cara yang dia jalankan .Hal penting untuk menambah wawasan Anda dibidang bisnis

  5. Nikmati hambatan atau kegagalan
    Dalam bisnis memag tidak semuanya selalu untuk, pasti ada kerugian yang Anda alami, tapi disini Anda harus berpikir bagaiamanapun caranya agar kerugian yang Anda keluarkan sedikit, justru keuntunganlah yang harus Anda perbanyak.
Berikut adalah sedikit penjelasan cara memulai usaha untuk Anda, Silahkan bisa Anda coba dan lakukan, TAKE ACTION sangat penting untuk merubah kehidupan Anda. Semoga bermanfaat!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS